Patent Rights in The Review of Islamic Inheritance Law (Study of The Royalty Concept of Patent Rights According to Islamic Legal Perspective)

Hak Paten dalam Tinjauan Hukum Waris Islam (Studi atas Konsep Royalti Hak Paten Menurut Perspektif Hukum Islam)

  • Yusnadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Hikmah Aceh Barat
Keywords: Patents, Legal Review, Islamic Heritage, Hak Paten, Waris Islam

Abstract

A patent is an exclusive right granted by the State to an inventor on the results of his invention in the field of technology, which for a certain period of time, carries out the inventory himself or gives his consent to another party to carry it out. This study aims to determine whether patent rights can be categorized as inherited assets. This research is library research where the descriptive method is used to describe the position of the patent rights, while the comparative method compares the patent rights with Islamic law, and the analysis method is to analyze whether a patent can be classified into inheritance law and how to inherit it. The results showed that a patent is a right that can be categorized as al-māl gahir al-mutaqawwim, which is immeasurable, and its value varies (uncertain). Patents have different characteristics from rights that can be inherited in general. The object of inheritance in a patent is the reward obtained from the use of a process or an invention that has been patented. If the patented invention is not used, nothing will be inherited from the patent right. The distribution of royalties obtained from a patent right can be carried out with several provisions, including waiting until a certain time limit, and then the property is divided based on the provisions of Islamic inheritance, or the property is directly distributed whenever there is the use of a patent by another party.

 

Abstrak

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri inventasinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hak paten bisa dikategorikan sebagai harta yang dapat diwariskan. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dimana Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan bagaimana kedudukan hak paten, sedangkan metode komperatif membandingkan hak paten dengan hukum Islam dan metode analisis untuk menganalisa apakah hak paten dapat digolongkan kedalam hukum kewarisan dan bagaimana mewariskannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak paten adalah hak yang dapat dikategorikan sebagai al-māl gahir al-mutaqawwim merupakan sesuatu yang tidak terukur dan nilainya berubah-ubah (tidak pasti). Hak paten memiliki karakteristik yang berbeda dengan hak-hak yang dapat diwariskan pada umumnya. Objek pewarisan dalam hak paten adalah imbalan yang didapatkan dari penggunaan proses maupun invensi yang telah dipatenkan. Jika invensi yang telah dipatenkan tersebut tidak digunakan maka tidak ada yang dapat diwariskan dari hak paten. Pembagian harta royalti yang diperoleh dari suatu hak paten dapat dilakukan dengan beberapa ketentuan antara lain menunggu hingga batas waktu tertentu lalu harta tersebut dibagi berdasarkan ketentuan waris Islam, ataupun harta langsung dibagikan setiap ada penggunaan paten oleh pihak lain.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-09-29
How to Cite
Yusnadi. 2019. “Patent Rights in The Review of Islamic Inheritance Law (Study of The Royalty Concept of Patent Rights According to Islamic Legal Perspective)”. Islam Universalia 2 (2), 364 -. https://ejournal.cyberdakwah.com/index.php/Islam-Universalia/article/view/168.